Lompat ke isi
Kaltim Hub
Internasional

Peneliti Susu Kecoak Meraih Penghargaan Ig Nobel

Tim peneliti dari lima negara meraih penghargaan Ig Nobel bidang kimia atas penemuan energi tinggi pada protein susu kecoak.

Fitri Qotrunnada Mahdiyah
·1 menit baca
Bagikan
Peneliti Susu Kecoak Meraih Penghargaan Ig Nobel
Ilustrasi kecoak yang menjadi objek penelitian protein susu dalam ajang Ig Nobel ke-36 pada September 2026. (Sumber: iStockphoto/Daniel Castillo via cnnindonesia.com)

KALTIMHUB.com – Tim peneliti dari lima negara meraih penghargaan Ig Nobel bidang kimia atas penemuan energi tinggi pada protein susu kecoak.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Ig Nobel ke-36 di Swiss pada Kamis (3/9/2026). Para ilmuwan yang terlibat berasal dari Amerika Serikat, Prancis, Jepang, Kanada, dan India.

Peneliti tersebut adalah Sanchari Banerjee, Nathan Coussens, François-Xavier Gallat, Nitish Sathyanarayanan, dan Jandhyam Srikanth. Selain itu, ada Koichiro Yagi, James Gray, Stephen Tobe, Barbara Stay, Leonard Chavas, serta Subramanian Ramaswamy.

Mereka meneliti cairan nutrisi dari kecoak kumbang Pasifik atau Diploptera punctata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protein susu spesies ini mengandung energi tiga kali lebih banyak dibandingkan susu sapi.

Induk kecoak menyimpan cairan tersebut di dalam kantung tempat embrio berkembang. Cairan itu kemudian membentuk kristal protein, karbohidrat, dan lipid di dalam usus embrio.

Penyelenggara mengganjar karya ilmiah ini karena dinilai unik dan membuat orang tertawa sekaligus berpikir. Meskipun berkesan parodi, riset ini menggunakan metode ilmiah yang sah.